Selasa, 21 April 2009

Gelisah Jiwa

Panorama senja menabur sukma
semburat merah menghias angkasa
lembayung merona merasuk kalbu
gelisah jiwa kian terpuruk

Sang surya merangkak ke peraduannya
melepas lelah dari kepenatan
laksana camar kian terpaku
sang dara kian tergugu
gelisah jiwa merambah keheningan
menyapa sepoi angin malam

Sayap sang camar lelah berkepak
bisikan kalbu kian berdetak
sayap emas tak lagi berkepak
keharuman kesturi hanyalah kenangan
doa menyatu dalam diamnya
berharap mentari kan tersenyum lagi

by HASRIANI

0 komentar:


Blogspot Templates by Isnaini Dot Com and Wedding Bands. Powered by Blogger